Rabu, 03 Oktober 2012

Programming Language

Pemrograman komputer (sering disingkat pemrograman atau coding) adalah proses merancang, menulis, pengujian, debugging, dan memelihara kode sumber dari program komputer. Kode sumber ditulis dalam satu atau lebih bahasa pemrograman (seperti Java, C + +, C #, python, dll). Tujuan dari pemrograman adalah untuk menciptakan satu set instruksi yang komputer digunakan untuk melakukan operasi tertentu atau untuk menunjukkan perilaku yang diinginkan. Proses penulisan kode sumber sering memerlukan keahlian dalam berbagai mata pelajaran, termasuk pengetahuan dari domain aplikasi, algoritma khusus dan logika formal.

Di sini saya hanya akan membahas dan memberikan contoh program mengenai bahasa pemrogramman pascal, C, C++, dan Java.

PASCAL
program mengitung_luas_lingkaran;
uses wincrt;
var
r, L : real;
begin
write('Masukkan nilai jari-jari = ');
read(r);
L := 3.14*r*r;
write('Luas lingkaran = ',L:0:2);
end.

C
#include <stdio.h>
int main () {
    float r,L;
    printf("Masukkan nilai jari-jari = ");
    scanf("%f",&r);fflush(stdin);
    L = 3.14*r*r;
    printf("Luas lingkaran = %.2f",L);
    getchar();
    return 0;
    }

C++
#include <iostream.h>
int main () {
    float r,L;
    cout<<"Masukkan nilai jari-jari = ";
    cin>>r;fflush(stdin);
    L = 3.14*r*r;
    cout<<"Luas Lingkaran = "<<L;
    cin.get();
    return 0;
    }


JAVA 
public class HitungLuasLingkaran { 


public double  luas;

   

    public static void main(String[] args) {

        System.out.print("Masukkan jari : ");

        String jari=System.console().readLine();

     

        System.out.println("Luasnya adalah " +

        Math.pow(Double.parseDouble(jari), 2)) * 3.14);

 

}
 

}

 

Minggu, 30 September 2012

Search Engine

Seiring dengan semakin berkembangnya jaringan internet di seluruh dunia, maka jumlah situs web yang tersedia juga semakin meningkat. Hingga saat ini, jumlah halaman web yang bisa diakses melalui internet telah mencapai angka miliaran. Untuk memudahkan penelusuran halaman web, terutama untuk menemukan halaman yang memuat topik-topik yang spesifik, maka para pengakses web dapat menggunakan suatu search engine (mesin pencari). Penelusuran berdasarkan search engine dilakukan berdasarkan kata kunci (keyword) yang kemudian akan dicocokkan oleh search engine dengan database (basis data) miliknya. Dewasa ini, search engine yang sering digunakan antara lain adalah Google (www.google.com) dan Yahoo (www.yahoo.com).
Terdapat banyak fitur disediakan oleh google untuk lebih membantu kita sebagai pengguna dalam mendapatkan informasi yang diinginkan. Dari halaman depan google, kita bisa melakukan pencarian gambar melalui pilihan ‘images’, melakukan pencarian arsip dikusi di USENET melalui pilihan ‘groups’, ataupun melakukan pencarian berdasar topik tertentu melalui pilihan ‘directory’. Fitur lainnya akan tampak apabila kita klik menu ‘more’ dalam tampilan awal google. Fitur-fitur tersebut diantaranya fitur translate tool, fitur Web API dan lain sebagainya.

Electronic Mail / Email / Messaging

Email atau kalau dalam istilah Indonesia, surat elektronik, adalah aplikasi yang memungkinkan para pengguna internet untuk saling berkirim pesan melalui alamat elektronik di internet. Para pengguna email memilki sebuah mailbox (kotak surat) elektronik yang tersimpan dalam suatu mailserver. Suatu Mailbox memiliki sebuah alamat sebagai pengenal agar dapat berhubungan dengan mailbox lainnya, baik dalam bentuk penerimaan maupun pengiriman pesan. Pesan yang diterima akan ditampung dalam mailbox, selanjutnya pemilik mailbox sewaktu-waktu dapat mengecek isinya, menjawab pesan, menghapus, atau menyunting dan mengirimkan pesan email.
Layanan email biasanya dikelompokkan dalam dua basis, yaitu email berbasis client dan email berbasis web. Bagi pengguna email berbasis client, aktifitas per-emailan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak email client, misalnya Eudora atau Outlook Express. Perangkat lunak ini menyediakan fungsi-fungsi penyuntingan dan pembacaan email secara offline (tidak tersambung ke internet), dengan demikian, biaya koneksi ke internet dapat dihemat. Koneksi hanya diperlukan untuk melakukan pengiriman (send) atau menerima (recieve) email dari mailbox.
Sebaliknya, bagi pengguna email berbasis web, seluruh kegiatan per-emailan harus dilakukan melalui suatu situs web. Dengan demikian, untuk menggunakannya haruslah dalam keadaan online. Alamat email dari ISP (Internet Service Provider) umumnya berbasis client, sedangkan email berbasis web biasanya disediakan oleh penyelenggara layanan email gratis seperti Google (mail.google.com) atau YahooMail (mail.yahoo.com).
Beberapa pengguna email dapat membentuk kelompok tersendiri yang diwakili oleh sebuah alamat email. Setiap email yang ditujukan ke alamat email kelompok akan secara otomatis diteruskan ke alamat email seluruh anggotanya. Kelompok semacam ini disebut sebagai milis (mailing list). Sebuah milis didirikan atas dasar kesamaan minat atau kepentingan dan biasanya dimanfaatkan untuk keperluan diskusi atau pertukaran informasi diantara para anggotanya. Saat ini, salah satu server milis yang cukup banyak digunakan adalah Yahoogroups (www.yahoogroups.com).
Belakangan dikembangkan standar baru yang disebut MIME (Multipurpose Internet Mail Extensions). Standar ini diciptakan untuk mempermudah pengiriman berkas dengan melalui attachment. MIME juga memungkinkan sebuah pesan dikirimkan dalam berbagai variasi jenis huruf, warna, maupun elemen grafis. Walaupun nampak menarik, penggunaan MIME akan membengkakkan ukuran pesan email yang dikirimkan. Hal ini jelas akan memperlambat waktu yang dibutuhkan untuk mengirim maupun menerima pesan. Dalam hal ini, ada anjuran agar sedapat mungkin menggunakan format teks standar dalam penyuntingan email. Gunakan MIME hanya untuk pesan-pesan tertentu yang memang membutuhkan tampilan yang lebih kompleks.

Browser

Web dapat diakses oleh perangkat lunak web client yang secara populer disebut sebagai browser. Browser membaca halaman-halaman web yang tersimpan dalam webserver melalui protokol yang disebut HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Dewasa ini, tersedia beragam perangkat lunak browser. Beberapa diantaranya cukup populer dan digunakan secara meluas, contohnya seperti Microsoft Internet Explorer, Netscape Navigator, maupun Opera, namun ada juga beberapa produk browser yang kurang dikenal dan hanya digunakan di lingkungan yang terbatas.
Sebagai dokumen hypertext, dokumen-dokumen di web dapat memiliki link (sambungan) dengan dokumen lain, baik yang tersimpan dalam webserver yang sama maupun di webserver lainnya. Link memudahkan para pengakses web berpindah dari satu halaman ke halaman lainnya, dan "berkelana" dari satu server ke server lain. Kegiatan penelusuran halaman web ini biasa diistilahkan sebagai browsing, ada juga yang menyebutnya sebagai surfing (berselancar).
contoh-contoh Browser : Google Chrome, Mozilla Firefox, Internet Explorer, Opera, dan lain-lain.

Sejarah WWW

World Wide Web (WWW) atau yang biasa disingkat dengan web, merupakan salah satu dari sekian banyak teknologi jaringan Internet yang sangat berkembang pesat. Suatu Informasi mengenai web ini akan didistribusikan melalui pendekatan hypertext, sehingga memungkinkan suatu teks pendek menjadi acuan dalam membuka dokumen lain. Kehadirannya yang mencakup kawasan seluruh penjuru dunia, membuat perjalanan teknologi ini telah melalui banyak sekali tahap revolusi, pengembangan, serta desain ulang melalui konsep-konsep terbaru yang dapat dinikmati oleh para pengguna komputer saat sekarang ini.
Sejarah penciptaan www sendiri dimulai pada bulan maret tahun 1989, ketika Tim Berner-Lee, seorang ilmuwan dari laboratorium Fisika Partikel Eropa (CERN – Consei European pour la Recherece Nuclaire) yang berpusat di Genewa, Swiss, mengajukan protokol atau aturan komunikasi sistem distribusi informasi Internet yang digunakan untuk berbagi informasi di antara para ilmuwan. Protokol inilah yang selanjutnya dikenal sebagai protokol World Wide Web. Untuk pengembangan lebih lanjut, dilakukan oleh World Wide Web Consortium (W3C), merupakan suatu konsorsium dari sejumlah organisasi yang berkepentingan secara langsung dalam pengembangan berbagai standar berkaitan dengan web.


Dengan menggunakan web, pengguna komputer di seluruh penjuru dunia dapat saling berinteraksi dengan pengguna lainnya melalui jaringan Internet, sehingga tidak adalah keterbatasan komunikasi dikarenakan masalah jarak dan waktu. Merujuk pada awal mula pengembangannya, web hanya merupakan suatu ruangan yang dapat menampung informasi dalam jaringan Internet pada sebuah browser, dengan menambahkan kemampuan untuk melakukan pengolahan kode-kode tertentu yang secara umum dinamakan tag-tag (delimiter), serta disertai pula dengan kemampuan untuk dapat meloncat (link) antar halaman. Selanjutnya, kemampuan dari browser tersebut ditingkatkan sehingga dapat mengelola gambar, bahkan saat ini dapat ditempatkan aplikasi multimedia dan pengolahan basisdata dari suatu aplikasi berbasis web melalui pemrograman atau script yang dapat dijalankan, seperti PHP, ASP, dan Javascript.